Kemensos Distribusikan Bantuan untuk Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan

JAKARTA,reformasitptal.com
“Ini bagian kepedulian pemerintah untuk perhatian kepada keluarga dan ini sesuai dengan tugas dan pokok kami di Kementerian Sosial (Kemensos),” kata Mensos Risma, melalui keterangan tertulisnya, setelah penyerahan bantuan itu di Kantor Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (8/10/2022).
Mensos mengatakan, pihaknya terus melakukan pendistribusian bantuan kepada korban maupun keluarganya yang menjadi korban dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.
Selain di Malang, dirinya ke Tulungagung, Blitar, hingga Pasuruan, yang dilaporkan ada korban dari daerah itu.
Pihaknya juga siap menerima verifikasi data penerima bantuan korban yang belum masuk data.
“Nanti akan diajukan, ada verifikasi dan dari anak-anak Taruna Siaga Bencana (Tagana) bisa diberikan tambahan data korban,” kata Mensos Risma.
Terkait dengan korban yang menjadi yatim dari insiden itu, Mensos Risma mengatakan akan dimasukkan data penerima bantuan sosial untuk anak yatim, dan yang bersangkutan akan menerima bantuan sosial setiap bulan.
Ia juga mengatakan, Kemensos telah menerjunkan 30 personelnya untuk melakukan pendampingan pada keluarga korban maupun korban. Mereka akan membantu secara psikologis, agar para korban tidak lagi mengalami trauma.
Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Izul Marom, mengatakan di Kabupaten Blitar, terdapat lima orang meninggal dunia menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu.
Selain itu, terdapat 11 orang yang mengalami luka sedang dan dua orang luka berat. Untuk yang luka berat, masih dirawat di rumah sakit. Kondisi keduanya, kini dikabarkan sudah lebih baik.
Sekda mengatakan, animo warga Kabupaten Blitar untuk menonton bola memang tinggi, sehingga saat ada pertandingan ada warga yang berangkat ke Malang untuk menonton pertandingan secara langsung.
“Di Blitar, anak-anak kalau ada pertandingan bola datang, kemarin banyak. Namun, kami tidak menyangka. Saat itu juga, kami terus koordinasi malam kejadian, berapa korban dari Kabupaten Blitar dan paginya langsung kami bagi yang ke rumah sakit hingga menyiapkan ambulans,” kata Sekda.
Dalam kunjungannya, Mensos bertemu langsung dengan keluarga korban serta dialog dengan mereka. Sejumlah keluarga dari korban yang hadir berterimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah.
Mensos juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada keluarga korban, yang langsung diterima mereka.
Tragedi terjadi setelah pertandingan Liga 1 antara Arema FC dengan Persebaya Surabaya, yang berakhir dengan kekalahan 2-3 untuk Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Dalam perkara ini, Polri telah menetapkan enam orang tersangka. Namun, dimungkinkan jumlah itu bisa bertambah. **







