Palapa Ring Integrasi Tingkatkan Kecepatan Internet Nasional

SURABAYA,reformasitotal.com

Proyek Palapa Ring Integrasi merupakan kelanjutan proyek Palapa Ring fase pertama sepanjang 12.229 kilometer (km) dan sudah beroperasi sejak 2019, untuk memenuhi kebutuhan akses internet cepat dan ketananan serta keutuhan jaringan tulang punggung (backbone) kabel serat optik nasional.

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, dalam keterangannya terkait Sosialisasi Rencana Jalur Palapa Ring Integrasi BAKTI Kementerian Kominfo di Surabaya, Selasa (1/10/2022).

“Pembangunan Proyek KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) Palapa Ring Integrasi, merupakan kelanjutan dari Proyek Palapa Ring yang telah beroperasional sejak 2019, sebagai upaya kita bersama untuk memenuhi kebutuhan akses cepat, serta meningkatkan ketahanan dan keutuhan jaringan tulang punggung serat optik nasional,” ujar dia.

Menkominfo mengatakan, Palapa Ring Integrasi akan memberikan kontribusi pada penetrasi internet baik fixed broadband maupun mobile broadband, terutama di wilayah yang belum terlayani.

Kehadiran infrastruktur digital dengan skema KBPU ini diharapkan akan dapat menopang pengembangan ekonomi digital, sehingga berperan penting bagi kemajuan Indonesia.

“Palapa Ring Integrasi juga akan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 23.565 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di mana ada sekitar 10.100 UMKM belum terlayani,” imbuh dia.

Menurut Menkominfo Johnny, Palapa Ring Integrasi akan terbentang dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, kemudian ke Nusa Tenggara dan Bali.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus bekerja bersama-sama dengan pemerintah pusat dalam menciptakan pelayanan bagi masyarakat.

“Khususnya dalam hal ini terkait layanan akses dan telekomunikasi, yang dewasa ini makin menjadi penopang utama perekonomian Indonesia, yang kita biasa sebut ekonomi digital,” tutur Menkominfo.

Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif, menambahkan, Jaringan Palapa Ring Integrasi akan menjadi bagian penting jaringan tulang punggung telekomunikasi nasional.

Saat ini, Proyek Palapa Ring Integrasi tengah memasuki fase penyiapan, setelah studi kelayakan yang berlangsung sejak 2020 dan pada 2023, BAKTI Kominfo akan melelang proyek KPBU itu. Konstruksi akan berlangsung setelah financial closing,.

“Selain meningkatkan utilitas dan resiliensi jaringan nasional (Proyek Palapa Ring Integrasi) juga akan menjadi bagian dari jaringan internasional,” ujar Anang.

Sekedar infotmasi, Jaringan Palapa Ring Integrasi akan mencakup 78 kabupaten di 14 provinsi dengan panjang jaringan total 11.610 km, yang terdiri dari kabel darat 8.601 km, kabel laut 3.009 km, dan radio link sebanyak 46 hops dan ditargetkan beroperasi pada 2025 mendatang.**

RED-FAUJI

Back to top button