Anton Mantan Kapolda Jabar : Pasukan Kujang Siliwangi Merupakan Cikal Bakal Berdirinya Pasukan Elite TNI RPKAD Yang Sekarang Dikenal Sebagai Kopasus

CIMAHI,reformasitotal.com

Irjen (P) Anton Charliyan   mantan Kapolda Jabar yang kini lebih dikenal sebagai  Abah Anton ikut menghadiri peresmian Monument Kujang Sepasang, di kantor Brigif 15 Cimahi Bandung .

Dalam acara tersebut hadir pula Dan Brigif 15, Kasi Bintal Kodam, Abah Alam , Bunda Ully Sigar, Kang Ocha , Bu Eni DPD Jabar DR Siti, DR Darwis, Ki Pamanah Rasa dan para Sesepuh Kasundaan se Jabar.

Adapun ketika ditanya oleh awak media kami di lapangan ,pada Minggu 20/11 Anton yang juga  pernah menjabat sebagai Kapolwil Priangan  mengatakan :

Kujang itu megandung beberapa arti sebagaimana disampaikan Kang Ir Ocha Tadi antara lain :

# Kudu Kukuh kana Jangji

# Kudu Hyang :

Senjata Para Dewa & Satria Pilihan.

# Kudu Kuat Jangjangna

# Dan lain lain beribu makna dan Arti Kujang itu sendiri.

Kemudian mengenai sejarah & riwayat , sebenarnya sudah ada dan tercatat di dalam Naskah Sunda Kuno yang bernama Sanghyang Siksa Kanda’ ng Karesian ditulis sekitar abad ke 15 , disebutkan bahwa Kujang itu merupakan salah satu alat pekakas pertanian masyarakat sSunda & Galuh pada zaman itu.

Adapun Sejak Kapan  kujang itu ada dan dibuat oleh masyarakat Sunda itu sendiri ???

Jika dilihat dari munculnya istilah kata Kujang itu sendiri sudah ada sejak abad ke 8, bahkan dipakai oleh Seorang Raja Sunda yakni Rakeyan Medang yang bergelar Prabu Hulu Kujang ( Thn 766 – Thn 783 M ). Namun apabila kita lihat Artefak yang ada,  sudah ada di Gunung Padang Cianjur sebagai Lukisan Berbentuk Kujang yang tergambar di salah satu  Batu di undakan atas  sebelum masuk ke Puncak . Artinya sudah ada sekitar sejak 10.000 sd 26.000 SM. Sesuai dengan Usia Gunung Padang hasil uji Carbon lab California USA. Jika melihat ke Artefak Gunung Padang, memang sudah sangat tua usianya.

Adapun Jenis Kujang itu sendiri ternyata banyak sekali , hampir lebih dari 50 jenisnya, Antara lainl ; Kudi besar, kujang Badak, Kujang Naga, Kujang Kuntul, Kujang Bango dan lain lain, adapun Bentuk kujang-kujang yang sekarang kita kenal adalah Kujang Ciung, merupakan simbolik kujang yang sering dipegang oleh para Bangsawan dan Kerabat Keraton.

Dimasa Kemerdekaan.

Kujangpun Alhamdulillah dipakai sebagai sebuah nama pasukan dari Kesatuan TNI Siliwangi, yang ternyata menjadi Pasukan Kebanggaan masyarakat Jawa Barat ,Banten dan masyarakat Indonesia, karena Selalu sukses dan berhasil dalam setiap  penugasan operasi dimanapun juga antara lain : Menumpas DI TII ,Kahar Muzakar , PKI Madiun , Pasukan Perdamaian Konggo dll, sehingga  lahir sebagai Pasukan Kujang yang betul-betul  dihormati kawan dan disegani Lawan di dadalam maupun di luar Negeri.

Bahkan Pasukan Khusus Kebanggan TNI yakni RPKAD yang sekarang dikenal sbg KOPASUS pun cikal bakalnya lahir dari Pasukan Kujang ini.

Dan Perkakas Kujangpun menjadi lambang resmi Pemerintah Jawa Barat . Maka tidak heran jika banyak  masyarakat yang mendirikan Monument Kujang di beberapa Tempat , dimana yang paling besar dan fenomenal ada dibangun di Kampung Naga Tasikmalaya, dan yang paling tinggi ada di kota Bogor , Namun yang khas kini telah Hadir Monumen Kujang Sepasang di Brigif 15 Cimahi, sebagai Perlambang Sinergitas, Kebersamaan TNI dengang Masyarakat .

Terakhir Pesan dan Harapan Abah Anton :

Semoga Dengan lahirnya Monument  Kujang Sepasang ini, bisa Membawa Brigif 15 Kodam Siliwangi

Semakin Solid , Kuat  Berjaya & Berwibawa,  Semakin Dihormati  Disegani dan Dicintai Rakyat serta bisa membawa nama baik Masyarakat Sunda Jawabarat Banten, dikancah Nasional maupun International, amin Yra.**

RED-N.S.HADINATA

Back to top button