PASIR PUTIH PULAU SENTOSA, SINGAPURA
Antologi Puisi Dua Bahasa Nyanyian Ombak Karya MS.Ucok Tambunan (3)

- Menimbun satu-satu batu
ke tengah laut nan dangkal
pasir-pasir dari kereta kecil
tutupkan rawa penuh serangga
hasilkan ku ringgit
hari-hari mendorong pasir
ciptakan pesona hadirkan visa
tawarkan ke penjuru dunia
hadirlah tiap hari sesakkan saku
penuh candu penuh was-was
haramkah hadirku ?
wajah sama bedakan ringgit
jeritlah hati tanpa kartu pribumi
rentangkan waktu jelajahi diri
harumkan kampung halaman
hanguskan hati terkoyak
jauhlah..

WHITE SAND OF SENTOSA ISLAND, SINGAPORE
Piliing rocks one after one
dragged into the shallow sea
Sands of small carts
to cover swamp of insects
Producing ringgit
days of pushing sand
creating charm bringing visa
marketed to the entire world
Come by each day to fill in pocket
full of laughters full of worries
Am I not wanted
face alike ringgit different
being helpless without native card
To strech time exporing identity
to bring pride for home town
Burning the torn heart
Be away…….







