Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama, Paguyuban Sundawani Bandung Barat Lakukan Penggalangan Donasi Untuk Korban Gempa di Cianjur

BANDUNG, reformasitotal.com

Menindaklanjuti surat edaran penggalangan donasi untuk korban bencana alam di wilayah Kabupaten Cianjur tertanggal 24 November 2022 dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Sundawani Indonesia dengan nomor surat 24/DPP.PSW/Xl/22 yang ditujukan untuk seluruh Ketua DPD, Ketua DPC dan seluruh jajaran anggota Paguyuban Sundawani Indonesia.

Ketua DPD Paguyuban Sundawani Kabupaten Bandung Barat (KBB) Bah Aceng didampingi oleh Sekjen nya Rivan, menghimbau dan mengajak kepada seluruh Ketua DPC dan juga jajarannya melaksanakan penggalangan donasi untuk korban bencana alam di Kabupaten Cianjur.

Dikonfirmasi oleh reformasitotal.com di Sekretariat DPD Paguyuban Sundawani KBB, Bah Aceng menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Paguyuban Sundawani terhadap sesama.

“Tentu kami merasa prihatin dengan peristiwa yang terjadi di Cianjur. Dari informasi yang kami dapat, banyak warga yang kehilangan nyawa, ada yang luka dan butuh perawatan, tak sedikit juga rumah yang hancur,” ujarnya, Jum’at (25/11/2022).

Sambung Bah Aceng mengatakan, pengumpulan donasi ini akan dilakukan mulai dari malam ini hingga beberapa hari ke depan.

“Dan hasil penggalangan donasi tersebut, penyerahannya akan dilakukan bersama dengan DPP Paguyuban Sundawani Indonesia dan diberikan melalui DPD Paguyuban Sundawani Kabupaten Cianjur untuk diserahkan kepada para saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana alam di Cianjur,” jelasnya.

Bantuan yang akan kami galang, lanjut Bah Aceng menuturkan, tidak dikhususkan dalam bentuk uang. “Bagi para donatur dan warga masyarakat yang ingin berbagi juga bisa berbentuk barang, seperti makanan, pakaian, dan selimut”.

Esok harinya, ditempat terpisah, Ketua Paguyuban Sundawani DPC Batujajar yang akrab disapa Kang Ato mengatakan, gempa bumi yang melanda Cianjur merupakan bencana kemanusiaan yang harus menjadi perhatian semua pihak.

“Oleh karena itu kami dari Paguyuban Sundawani melakukan aksi penggalangan donasi yang dimulai di hari ini agar bisa membantu meringankan beban para saudara-saudari kita yang menjadi korban Gempa Bumi di Cianjur,” ujarnya, pada Sabtu (26/11/2022).

Lanjut Kang Ato menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan atas kerja kerasnya dalam melaksanakan penggalangan donasi.

“Sekaligus kami ucapkan terima kasih juga kepada seluruh donatur dan warga masyarakat yang telah memberikan sumbangsih nya atas kepedulian terhadap saudara-saudari kita yang menjadi korban bencana alam di Cianjur. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan warga masyarakat dengan rezeki yang lebih, sehat jasmani rohaninya, dan senantiasa selalu dalam dekapan ArrahmaanirrahiimNYA,” harapnya.

Dihari yang sama, hal senada juga disampaikan oleh Ketua Paguyuban Sundawani DPC Cipatat yang akrab disapa Kang Dany.

“Alhamdulillah, aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban saudara-saudari kami di Cianjur yang menjadi korban gempa bumi. Semoga dengan penggalangan dana ini yang merangkul beberapa pihak termasuk anak perusahaan BUMN, PJB Up Cirata bisa membantu korban bencana alam gempa bumi yang ada di Cianjur,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan oleh reformasitotal.com, Gempa Bumi dengan Magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.

Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 bujur timur, sekira 10 KM barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 KM.

Pemutakhiran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia per Sabtu, 26 November 2022, mencatat terdapat sebanyak 318 orang meninggal dunia hingga hari keenam gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

“Data terbaru hingga hari ini, korban jiwa yang meninggal sebanyak 318 orang. Kemudian hasil pencarian hingga pukul 17.00 WIB, ditemukan 8 korban jiwa,” kata Deputi III BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan, SIP, dalam konferensi pers daring yang diikuti di Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Hingga saat ini, korban jiwa yang hilang sebanyak 14 korban jiwa. Sementara korban yang mengalami luka sebanyak 7.729 orang yang terdiri dari 595 mengalami luka berat dan 7.134 mengalami luka ringan. Sementara korban luka berat yang dirawat di rumah sakit sebanyak 108 orang.

Korwil Jabar
DRIVANA

Back to top button