Selama 2022, KY Sukses Bersinergi dengan MA dan Pemangku Kepentingan Lainnya

JAKARTA,reformasitotal.com

Komisi Yudisial (KY) mengapresiasi Mahkamah Agung (MA) karena telah bersinergi secara optimal melalui Tim Penghubung KY dan MA untuk memperoleh kepercayaan publik, sehingga terwujud peradilan yang bersih.

Kerja sama yang memungkinkan untuk dilakukan ke depan di antaranya adalah database hakim yang terintegrasi dengan MA, scouting calon hakim agung potensial, sistem keamanan hakim dan pengadilan, serta pengawasan hakim dan pemeriksaan bersama.

“Di dalam kerja sama, selain yang rutin di dalam negeri, KY memandang perlu adanya kerja sama di luar negeri pada 2022 ini. KY bekerja sama dengan lembaga sejenis KY di Belanda dan Belgia karena merupakan KY terbaik di dunia sehingga bisa menjadi acuan KY di Indonesia,” urai Amzulian Rifai Anggota KY, kemarin.

Lanjutnya, di Belgia, KY berdiskusi dengan Belgian High Council of Justice (HCJ) yang memiliki berbagai kemiripan fungsi dan kewenangan dengan KY, khususnya di bidang pengawasan hakim dan seleksi hakim. Selain itu, KY juga berdiskusi Asosiasi Komisi Yudisial Uni Eropa (European Networks of Councils for the Judiciary/ENCJ) dan Belgian Judicial Training Institute (IGO/IFJ).

Sambungnya, di Belanda, KY bertukar pandangan dengan Mahkamah Agung Belanda (Hoge Raad der Nederlanden/HR), khususnya Kamar Keempat yang menjalankan fungsi pengawasan hakim dengan menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran perilaku oleh hakim. Selain itu, KY juga banyak berdiskusi dengan KY Belanda (Raad voor de Rachstpraak/RvdR) yang bertanggung jawab terhadap perbaikan manajemen peradilan, termasuk mendorong kesatuan penerapan hukum oleh pengadilan.

Dalam konteks pengembangan Penghubung KY di berbagai daerah, Amzulian menyampaikan bahwa semula hanya ada 12 kantor Penghubung KY.

“Di 2022, KY menambah Kantor Penghubung KY di 8 beberapa wilayah, yaitu Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Lampung, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Papua Barat. Kantor Penghubung KY ini sebagai refleksi KY, oleh karena itu keberadaannya terus diperkuat untuk membantu KY melalkukan wewenang dan tugasnya,” tutup Amzulian.**

RED-ROMI SUJANA

Back to top button