Simpang Siur Asumsi Publik Tentang Statemen Mang Uprit Petani Bunga Rawa di Ranca Upas

Kab. Bandung – tabloidreformasi.com
Dampak dari statemen Supriatna (Mang Uprit) petani bunga di Ranca upas yang viral di media sosial menimbulkan simpang siurnya asuransi Publik sehingga banyak kalangan yang berdatangan untuk menemui mang Uprit.
Berawal dari dampak event motor trail di Ranca upas sampai viral di media sosial seorang petani bunga rawa yang marah-marah karena kebun bunganya hancur, sehingga ramai berdatangan ke ranca upas untuk mengklarifikasi kejadian tersebut kepada mang Uprit sampai sampai kang Dedi Mulyadi pun datang.
Pada akhirnya mang Uprit pun kewalahan karena banyak asumsi publik yang tidak sesuai dengan statementnya, Uprit mengatakan bahwa ada asumsi bahwa Bunga yang Ia tanam namanya edelweis bahkan bunga tersebut dilindungi.

Saat ditemui awak Media di Ranca upas mang Uprit mengatakan ” Saya minta tolong untuk dibantu diklarifikasi bahwa bunga tersebut bukan bunga edelweis tapi itu Bunga Rawa dan Bunga tersebut tidak dilindungi “,ujarnya.
Pada kesempatan yang sama mang Uprit pun mengatakan ” Bunga tersebut tumbuh entah sudah berapa tahun entah itu puluhan atau mungkin ratusan tahun, yang jelas tidak ada yang perduli terhadap Bunga itu,” Katanya.
Setelah Saya berjualan Bunga di Ranca upas dan Saya temukan Jenis Bunga tersebut, lalu Saya pelajari karakteristik dari Bunga tersebut dan kebanyakan orang menyebut namanya Bunga Rawa karena tumbuhnya hanya ada di Rawa Ranca upas dan di Kamojang “, imbuhnya.
” Sejak itulah Saya coba tumbuh kembangkan di wilayah Ranca Upas sampai sekarang, dan Alhamdulillah bunga tersebut bisa menghidupi keluarga sampai saat ini “, tegasnya
Lanjutnya lagi ” Setelah Saya pelajari ternyata untuk menumbuh kembangkan bunga tersebut itu dari tunasnya (anaknya) dan pernah Saya coba untuk di tanam di bawah di daerah sekitar Soreang itu tumbuh namun hanya kuat beberapa bulan akhirnya bunga tersebut menguning dan pada akhirnya mati.
” Sekali lagi Saya mohon untuk dibantu klarifikasi bahwa Bunga tersebut bukan Bunga Edelweis tapi Bunga Rawa dan Bunga tersebut tidak dilindungi “, pungkasnya.
RED- Agus/Bety.







