Kadinkes Bandung Barat, Angkat Bicara Terkait Surat Petisi 42 Pegawai Puskesmas

Bandung Barat-tabloidreformasi.com

Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat Drg. Hernawan akhirnya angkat bicara terkait petisi yang dilayangkan oleh jajaran pegawai yang di tandatangani oleh 42 orang kepada kepala Puskesmas Gunung halu, Kamis 7/9/2023.

Menurut Hernawan , kejadian ini sudah beberapa bulan kebelakang, dan kami dari pihak Dinas Kesehatan sudah melakukan diskusi dan menugaskan jajaran dan salah satunya pejabat dinas kesehatan untuk melakukan pengecekan di lapangan tentang kebenaran yang tertera di dalam petisi tersebut.

” Kami sudah menugaskan personil atau pejabat yang terkait dengan topik dalam petisi tersebut mengecek dan menelusuri kebenarannya ke puskesmas Gunung halu , dan ada juga yang kami panggil ke Dinas untuk Chek kebenaran by data selama kepemimpinan kepala puskesmas baru dr Edi,” terangnya.

Dari hasil pengecekan dan penelusuran dan serat pemanggilan yang dilakukan Hernawan menegaskan bahwa apa yang di sampaikan dalam petisi itu tidak semua benar.

” Intinya dari hasil data jajaran yang bisa kita telusuri dan temukan itu tidak seperti yang muncul di petisi itu, kita seobjektif mungkin tidak sekedar penjelasan lisan, tapi dibuktikan dengan penunjang dan tidak ditemukan hal hal tersebut,” ungkapnya.

Lanjut Hernawan untuk menindak lanjuti semua itu karena sudah jelas tidak di temukan apa yang tertulis di petisi itu, maka perlu dibangun suatu keharmonisan antara jajaran dan pimpinan jangan sampai terjadi Miss komunikasi ,misalnya masalah rotasi mutasi dilingkungan puskesmas yang menjadi akar permasalahan.

” Untuk kedepannya ya supaya terjalin komunikasi yang baik antara pimpinan dan jajaran apalagi kalau mau melakukan penyegaran di lingkungan atau rotasi mutasi, ya saya juga maklum mungkin kepala.puskesmas yang baru ingin suasana baru dengan merotasi jajaran di bawahnya, ” tandasnya.

Sambung Hernawan ,semua anak anak saya , saya tidak membedakan satu sama yang lainnya jika ada masalah selesaikan melalui mekanisme dan jalur yang benar agar bisa dijembatani.

” Pada dasarnya kita semua jangan sampai putus komunikasi jangan ada sekat , biar tidak terjadi hal seperti ini kedepannya, kami pihak Dinas siap berkomunikasi dengan semua jajaran bila ada permasalahan,” pungkasnya.***

Back to top button