P4KBB Rayakan Hari Jadi ke-3, Ini pesan Yacob Anwar Lewi

BANDUNG BARAT – tabloidreformasi.com
Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) merayakan hari jadinya yang ke-3 sekaligus syukuran ulang tahun ke-17 Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat. Acara tersebut berlangsung khidmat di Sekretariat P4KBB yang terletak di Jl. Cibatu Cikupa, Cilame, Ngamprah.
Acara syukuran ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti doa bersama, pemotongan tumpeng. Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan begitu terasa, mencerminkan komitmen P4KBB untuk Kabupaten Bandung Barat agar terus bekerja keras demi kemajuan daerah.
Yacob Anwar Lewi Ketua P4KBB menyampaikan bahwa Parpol diminta untuk mengusung calon Bupati/ Wakil Bupati Bandung Barat yang amanah serta bisa mewujudkan cita-cita pemekaran Bandung Barat.
“Parpol harus “sense of belonging” (rasa memiliki) terhadap keberlangsungan KBB. Jadi dalam memilih calon Bupati-Wakil Bupatinya, bukan berdasarkan pragmatisme,” katanya.
Carut marutnya KBB, parpolpun harus ikut bertanggungjawab dengan memperbaiki kondisi saat ini.
Seperti diketahui tiga kepemimpinan di birokrasi pemerintahan KBB, tersandung hukum. Terakhir Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif yang dijadikan tersangka oleh Kejati Jabar dalam kasus Pasar Cigasong, Kabupaten Majalengka tahun 2016.
Yacob, menyatakan jika P4KBB prihatin dengan kondisi KBB yang kian terpuruk tersebut. Apabila kondisi ini tidak segera diperbaiki, maka KBB makin jauh dari cita-cita pemekaran.
P4KBB, menaruh perhatian besar dengan Pemilu Bupati/ Wakil Bupati Bandung Barat periode 2024-2029 yang bakal digelar KPU pada 27 November 2024 mendatang.
Sejatinya, pemilu tersebut bisa menghasilkan Bupati/Wakil Bupati yang bisa merepresentasikan harapan dan keinginan seluruh masyarakat KBB.
“Kita meminta kepada parpol, agar jangan salah tunjuk (mengusung Bupati/ Wakil Bupati). Tapi tolong, cari calon yang betul-betul yang amanah, yang memiliki political will untuk memajukan daerah,” tegasnya.
Disinggung tentang sikap politik P4KBB, Yacob mengatakan jika organisasi yang dipimpinnya independen. Namun ia tidak menampik dari sekian bakal calon Bupati Bandung Barat, ada beberapa diantaranya merupakan keluarga besar P4KBB.
Namun hingga kini belum ada yang mendapat mandat dari parpol.
“Mudah-mudahan saja, parpol bisa memilih yang terbaik, yang betul-betul punya niatan ingin memajukan daerah,” tandasnya.
Di sisi lain, Yacob juga menyoroti kondisi lingkungan Pemkab Bandung Barat yang harus segera dibenahi.
“Kita sudah terpecah belah, birokrasi tidak kompak. Utang bertumpuk ratusan miliar rupiah, penataan birokrasi yang sempat kacau, dan lainnya,” ucapnya lagi.
Bendahara P4KBB, Eman Sulaeman menambahkan, upaya yang harus dilakukan untuk memulihkan kondisi KBB, salah satunya dengan introspeksi diri.
“Kita harus saling introspeksi diri. Kita kembali lagi ke nol. Lepaskan ego masing-masing. Marilah saling menyadari,” ucapnya.
Menurutnya, merenungkan segala yang telah terjadi di KBB, bisa menjadi salah satu langkah untuk menuju perbaikan.
“Kita harus merenungkan, tidak menyalahkan siapapun. Mari kita buka lembaran baru,” tutur pensiunan birokrat Pemkab Bandung Barat ini.****







