Jelang Pilkada Serentak, Dinkes Bandung Barat Siapkan Fasilitas dan Tenaga Kesehatan

BANDUNG BARAT-tabloidreformasi.com

Dalam rangka menyongsong pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengambil langkah strategis untuk memastikan kesehatan para penyelenggara di lapangan.

Kesiapan ini mencakup penempatan tenaga kesehatan (nakes) dan penyediaan fasilitas kesehatan (faskes) di tingkat layanan kesehatan pertama maupun rujukan.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses Pilkada serentak dan meminimalkan potensi gangguan kesehatan yang mungkin terjadi selama proses berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Dr. dr. H. Ridwan Abdullah Putra, SpOG, Subsp.KFM, CH, menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan kesiapan sektor kesehatan.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peluncuran program Perangkat Daerah Peduli Ibu Hamil dan Balita Berisiko Stunting (Pelita Bening) serta pemberian makanan tambahan (PMT) lokal di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Selasa (19/11/2024).

“Walaupun hari pencoblosan nanti merupakan hari libur nasional, kami tetap siaga. Pelayanan darurat akan tetap tersedia di Puskesmas dan RSUD. Seluruh kepala Puskesmas telah kami instruksikan untuk berkoordinasi dengan aparat kecamatan, desa, dan KPPS setempat guna mengantisipasi berbagai permasalahan kesehatan yang mungkin timbul,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman Pilkada sebelumnya, kasus serangan jantung akibat kelelahan anggota KPPS menjadi perhatian utama.

“Kami telah menyebarkan buku panduan dari Kemenkes yang berisi langkah-langkah untuk menangani kondisi darurat. Monitoring dan pelaporan juga telah kami siapkan sesuai arahan Kementerian Kesehatan,” imbuhnya.

Ridwan juga mengimbau klinik, praktik dokter, dan rumah sakit swasta untuk turut berperan aktif dalam penanganan darurat selama pemungutan suara.

“Semua fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, harus bersiap menghadapi potensi kejadian medis darurat selama proses pemilu,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir, memberikan apresiasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan Dinas Kesehatan dalam menyambut Pilkada serentak ini.

Menurutnya, kesiapan sektor kesehatan menjadi bagian penting dari upaya memastikan kelancaran dan keamanan jalannya pemilu.

“Apa yang dilakukan Dinas Kesehatan ini menunjukkan komitmen kami untuk memastikan Pilkada berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semua perangkat daerah yang terkait telah kami kerahkan untuk mendukung suksesnya perhelatan akbar ini,” kata Ade.

Ia berharap Pilkada KBB 2024 dapat melahirkan pemimpin terbaik yang mampu melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung Barat dan Provinsi Jawa Barat.

“Kami optimis melalui proses demokrasi ini, masyarakat akan memilih pemimpin yang tepat untuk membawa Bandung Barat ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.***

Back to top button