Posyandu Mewah Diresmikan di Desa Pasirhalang, Kades: Jadi Motivasi Bagi RW Lain

Cisarua, tabloidreformasi.com
Posyandu Seroja V dengan fasilitas representatif resmi dioperasikan di Kampung Cikarang Mulya RT 02 RW 05, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (18/7/2025). Pembangunan posyandu tersebut menelan anggaran sebesar Rp101 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025.
Kepala Desa Pasirhalang, Soleh Muslihat, secara simbolis meresmikan posyandu yang kini menjadi kebanggaan warga setempat.
Soleh menyampaikan bahwa pembangunan posyandu ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Pasirhalang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya untuk ibu dan anak.
“Alhamdulillah, posyandu ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Semoga ini menjadi motivasi bagi RW lain di Desa Pasirhalang yang ingin membangun posyandu serupa. Pemdes siap mendukung, asal legalitas tanahnya sudah berupa hibah,” ujar Soleh.
Ia menegaskan, legalitas lahan menjadi syarat utama agar pembangunan berjalan lancar dan sesuai aturan. Dengan fasilitas yang memadai, Posyandu Cikarang Mulya diharapkan bisa menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Lebih lanjut, Soleh berharap kehadiran posyandu ini dapat mempercepat pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
“Kami berharap, posyandu ini bisa digunakan seintensif mungkin untuk kegiatan kesehatan balita, ibu hamil, dan lansia. Ini bukan hanya bangunan, tapi simbol kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat,” tuturnya.
Ketua RW 05, Wawan Hermawan, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Desa Pasirhalang.
“Atas nama warga RW 05, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa yang telah membangun posyandu ini. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk ibu dan anak. Semoga posyandu ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya.
Dengan diresmikannya posyandu ini, warga setempat tak perlu lagi berjalan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Pemerintah desa pun terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlangsungan program-program kesehatan di tingkat desa.***







