Pemerintahan Baru KBB Pasang Pondasi Integritas untuk Lima Tahun ke Depan

BANDUNG BARAT, tabloidreformasi.com

Pemerintahan baru Kabupaten Bandung Barat (KBB) di bawah kepemimpinan Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail memulai masa kerjanya dengan langkah tegas: membangun birokrasi berintegritas sebagai pondasi pembangunan.

Langkah awal itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Antikorupsi yang digelar di Ballroom Hotel Novena Lembang, Selasa (12/8/2025).

Bupati Jeje menegaskan, keberhasilan visi Bandung Barat AMANAH — Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis — hanya akan tercapai jika tata kelola pemerintahan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Integritas tidak cukup diucapkan, tapi harus dibangun dan dijaga. Inilah pondasi kita lima tahun ke depan,” ujarnya.

Dokumen komitmen yang ditandatangani seluruh pimpinan daerah dan perangkat kerja memuat 10 poin strategis, mulai dari pencegahan KKN, penolakan gratifikasi, transparansi kerja, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), hingga perlindungan bagi pelapor pelanggaran (whistleblower).

Perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah II memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab KBB yang langsung memprioritaskan integritas sejak awal masa jabatan, sementara BPKP Jawa Barat mengingatkan pentingnya mempertahankan capaian SPIP minimal di level 3 sebagai indikator tata kelola yang baik.

Penandatanganan komitmen ini menjadi simbol dimulainya babak baru pemerintahan Bandung Barat yang bersih, dipercaya rakyat, dan siap menuntaskan janji pembangunan lima tahun mendatang.***

Back to top button