Pimpinan DPR: Indonesia Maju jika Kebudayaan Jadi Panglima Pembangunan

JAKARTA, reformasitotal.com
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar, mengakui peran besar seniman dalam menciptakan dan membangun karakter kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Ia menyebut dua indikator suksesnya pembangunan, yaitu kebahagiaan dan kesejahteraan.
“Seniman tu, jasanya sangat besar membangun karakter menciptakan kehidupan yang sukses. Sebab pembangunan itu tujuannya dua, bahagia dan sejahtera,” kata Gus Muhaimin sebagaimana dilansir DPR RI, Minggu (6/3/2022).
Orientasi pembangunan yang hanya diarahkan pada infrastruktur, Ia sebut belum menjadi indikator suksesnya pembangunan jika kebahagiaan masyarakat belum terakomodir. “Salah satu indikator suksesnya pembangunan adalah kebahagiaan dan kesejahteraan. Dan kalau sudah ngomong kebahagiaan itu cuma ada dua, seni dan agama,” kata Muhaimin.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, agama dan seni adalah dua kekuatan yang paling berjasa besar melahirkan kebahagiaan dan turut berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan.
“Dari eksisnya seniman dan agamawanlah suksesnya pembangunan di Tanah Air. Contohnya apa? Vaksinasi kalau tidak ada hubungan agama akan sulit dicapai. Kita tahu banyak pandangan-pandangan miring soal vaksin, untung ada Nahdlatul Ulama (NU), untung ada ulama-ulama Indonesia,” tutur Gus Muhaimin.
Selain itu, keponakan Presiden RI ke-IV KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu menyebut kesejahteraan di Indonesia hanya bisa tercapai apabila ulama dan seniman semua bergerak untuk mendorong dan memberikan motivasi kuat bagi masyarakat.
Gus Muhaimin berkisah di masa Orde Lama di bawah kepemimpinan Soekarno politik dijadikan Panglima pembangunan dan penyatuan bangsa.
Kemudian era Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto panglima pembangunan berubah menjadi ekonomi. “Tapi sekarang budaya adalah panglima, karena sebetulnya politik dan ekonomi tidak boleh dipilah-pilah. Jadi Indonesia akan maju apabila kebudayaan menjadi panglima pembangunannya,” tegas Muhaimin.
Sementara itu, seniman senior sekaligus pemilik PadSKI, Syakirun, atau lebih terkenal dengan nama panggung Kirun mengakui bahwa kepedulian Gus Muhaimin pada dunia seni dan budaya sangat luar biasa. “Terima kasih Gus. Gus Muhaimin full support kita dan membantu, apalagi pas pandemi kemarin, kita dibantu saat kita jatuh, saat kita sepi job,” kata Kirun.**
RED-ANDI







