Situs Nagara Padang , Antara Aura Wisata dan Mistis

 

Kab.Bandung, reformasitotal.com

Situs Nagara Padang ,merupakan salah satu kawasan wisata yang terletak di perbatasan

Wilayah antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Tepatnya masuk wilayah Desa Rawabogo Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung.

Situs Nagara Padang adalah Kawasan Cagar Budaya dan peninggalan jaman purbakala yang juga merupakan rangkaian Pegunungan Selatan.

Di  lokasi ini terdapat Artefak yang menjadi symbol perjalanan manusia, berupa batu-batu besar dengan karakteristik yang berbeda.

Lokasi wisata ini tentunya begitu menyenangkan bagi penggemar hiking, atau penikmat alam.

Selain jalan menuju situs ini memberikan suatu tantangan, juga pengunjung dapat menikmati sejuknya udara juga spot-spot foto yang cukup menantang nyali.

Di lokasi wisata ini pula sering dijadikan tempat ritual-ritual dan persembahan sesajen-sesajen yang menurut warga sekitar dijadikan tempat pesugihan.

Sehingga tak heran,suasana mistis lebih kental ketimbang suasana wisatanya.

Situs Nagara Padang berada pada ketinggian 1224dpl (diatas permukaan laut).

Kawasan ini berada dalam pengelolaan dan masuk kawasan KPH Bandung Selatan Perhutani unit III.

“Situs Nagara Padang tidak memiliki keterkaitan dengan Situs Gunung Padang di Cianjur.”demikian

dikatakan Pak Ajid salah seorang pengelola kepada reformasitotal.com belum lama ini.

Tangga menuju puncak gunung, dimana diatasnya banyak batu-batu besar menjadi tempat sesajen dilakukan.*Wie
Salah satu puncak gunung yang dijadikan spot foto yang menantang*wie

Menurutnya,pernah ada yang memposting kawasan ini, namun ditandainya Situs Gunung Padang Cianjur bukan Situs Nagara Padang Ciwidey.

“Tolong jangan dikait-kaitkan dengan yang di Cianjur. Batu-batu peninggalannya juga kan berbeda, kalau disini batu-batunya besar, sedangkan yang di Cianjur kecil-kecil memiliki bentuk yang hampir sama dan lebih tertata, gitu ya.” Tambah Pak Ajid.

Di masa pandemi seperti sekarang ini menurut Pak Ajid jumlah pengunjung relatif sepi, dengan  tiket masuk 10ribu/orang, masih saja banyak yang tidak bayar,ujarnya.

Akses jalan yang harus ditempuh menuju lokasi inipun lumayan cukup terjal, setelah melewati  Jalan beraspal, pengunjung akan melewati jalan ke hutan dengan tanah yang licin dan tidak rata.

Jalan yang lebih aman untuk dilalui sebaiknya melalui daerah Pasirjambu Ciwidey, karena jalanan yang ditempuh tidak begitu terjal dibandingkan melewati Alun-Alun Ciwidey.

Kondisi jalan yang terjal dan licin, hal ini dikarenakan pada dasarnya merupakan kawasan hutan, dengan  minimnya petunjuk jalan, diharapkan menjadi masukan bagi pengelola agar dapat membuat petunjuk-petunjuk jalan yang lebih jelas dan besar di setiap persimpangan jalan, sehingga pengunjung tidak tersesat di kawasan hutan ini.

Selain itu diharapkan agar kawasan wisata ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan dunia pariwisata di Jawa Barat.**

 

RED-Dewi.P.Y.A

Back to top button