Pendidikan dan pelatihan Jurnalistik Forum Silaturahmi Wartawan Kabupaten Bandung di pangandaran

Kab.Bandung – reformasitotal.com

Forum Silaturahmi Wartawan Kabupaten Bandung gelar pendidikan dan pelatihan Jurnalistik di hotel Adem ayem, pantai timur Pangandaran, Sabtu 27/08/2022

Diklat jurnalistik dengan tema peran wartawan di era digital diinisiasi oleh 12 orang panitia Forum Silaturahmi Wartawan Kabupaten Bandung yang diketuai oleh Cecep Kusnadi ( Remon ) dan dikuti oleh 30
orang wartawan dari berbagai media dengan pemateri Wawan Iwapa, Maksum PWI dan Basir (om bas ), media Potensi

 

Dalam sambutannya Agus Supriadi selaku penasehat panitia mengatakan ” Tujuan diadakannya acara ini untuk mengikat tali silaturahmi diantara sesama wartawan dan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta wawasan wartawan sehingga dapat meningkatkan kwalitas wartawan dalam menjalankan tugasnya sebagai wartawan tuturnya.

Jalannya Diklat jurnalistikpun terasa hidup karena ada beberapa pertanyaan dan masukan dari peserta Diklat Om Mindra yang mempertanyakan tentang kode etik jurnalistik pasal 4 dimana Wartawan tidak menyalahgunakan propesinya dan tidak menerima imbalan , sedangkan wartawan tidak menerima gaji atau honor dari perusahaan pers jadi dalam hal ini harus bagaimana menurut om Mindra ? Kitakan dari media kecil dan bukan media bonafid

Berangkat dari pertanyaan Om Mindra ini , Wawan Iwapa selaku pemateri pertama dalam Diklat jurnalistik ini , menurut Wawan Iwapa Ya idealnya wartawan digaji oleh perusahaannya ia bekerja

Wartawan itu tugasnya mulia jadi harus idealis dan di larang minta atau menerima imbalan dari sumber dan pihak manapun ketika menulis berita, karena wartawan itu bekerja atas dasar apa yang dilihat , apa yang didengar dan apa yang dirasakan jangan sampai hilang independen dan proporsionalitasnya , walaupun demikian didalam satu kegiatan liputan pasti ada panitia dan penanggung jawabnya, disini kita tidak usah abring abringan tetapi cukup di wakilkan kepada seseorang untuk ditanyakan karena setiap kegiatan ada anggarannya termasuk dana publikasinya

Masih menurut Wawan Iwapa wartawan itu harus paham tentang sistem, mekanisme dan regulasi sehingga wartawan bisa masuk dalam kebijakannya dan menjadi kontrol sosial

Wartawan sekarang itu harus bisa mengikuti jaman Era digitalisasi pemberitaan itu lebih cepat di akses secara online melalui internet, apalagi dengan adanya Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang bersifat terbuka dan dapat di akses oleh setiap pengguna inpormasi publik dengan cepat dan tepat waktu , karena dengan KIP pihak SKPD dan OPD lebih terbuka untuk menyampaikan inpormasi kepada wartawan.

Sedangkan menurut Maksum dari PWI dalam menyongsong peran wartawan di era digitalisasi , wartawan itu harus meningkatkan kompetensi kewartawanannya, maka dari itu saya menganjurkan kepada rekan rekan yang hadir disini untuk mengikuti UKW dan harus dipikirkan kedepannya karena wartawan itu dituntut punya kwalitas bukan hanya kwantitas

Wartawan atau jurnalis atau pewarta adalah seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau orang yang secara teratur menuliskan berita dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur yang akan dikonsumsi publik dari kalangan manapun

Menurut Maksum untuk wartawan di era digitalisasi lebih mudah untuk meng update berita karena setiap OPD mempunyai website dan bisa dibuka untuk bahan pemberitaan, termasuk kegiatan di pemkab Bandung ada LPSE ( Layanan Pengadaan Secara Elektronik ) sehingga rincian anggaran seperti inspastuktur bisa melalui via aplikasi yang ada.

Begitu pula menurut Basir ( ombas) dari media potensi pada dasarnya sama setuju dengan pemateri ke 1 dan ke 2 yaitu dari Wawan Iwapa dam Maksum, wartawan itu harus paham dulu sistem, regulasi dan mekanisme sehingga bisa masuk dalam kebijakan program tersebut dan juga wartawan itu jangan berhenti untuk berinovasi serta meningkatkan kwalitas kewartawanannya yaitu melalui karya tulisnya

Seorang wartawan itu ketika lima langkah keluar dari rumah harus sudah bisa membuat berita, karena selama dunia ini masih digelar tak mungkin akan kehabisan bahan untuk pemberitaan

Masih kata ombas kita disini sharing saja , karena saya juga paham bahwa orang yang menjadi wartawan itu z punya kwalitas dan spesifikasi di bidang jurnalistik yang cukAup mumpuni, apalagi sesuai dengan tema yang dibawakan dalam Diklat jurnalis. (27 agustus 2022 )

 

RED-Agus / Beti

Back to top button