Bangun Karakter ASN Berintegritas, Kementerian ATR/BPN Tanamkan Nilai BerAKHLAK

Pemerintah meluncurkan slogan Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Slogan ini bertujuan agar ASN dapat memberikan layanan yang optimal, prima, dan berkualitas demi kepuasan masyarakat, bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan, berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, serta senantiasa berinovasi dan antusias dalam menggerakkan dan juga menghadapi perubahan.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut menanamkan nilai-nilai BerAKHLAK kepada setiap jajarannya, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Untuk memperkuat nilai BerAKHLAK, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan webinar dengan tema “Peran Nilai BerAKHLAK sebagai Core Value ASN”
“Core Value ASN menjadi titik tonggak penguatan budaya kerja, yang tidak hanya dilakukan pada ASN tingkat pusat namun juga pada tingkat daerah, sebagaimana pesan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,” ujar Kepala PPSDM Kementerian ATR/BPN, Agustyarsyah melalui siaran persnya yang diterima InfoPublik, Jum’at (29/4/2022).
ASNATR/BPN diharapkan dapat bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan, selalu belajar dan mengembangkan kapasitas diri, menghargai perbedaan, berdedikasi, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, serta senantiasa berinovasi dan antusias dalam menggerakkan perubahan dengan membangun kerja sama yang sinergis.
“Untuk itu saya berharap setelah mengikuti webinar ini maka Anda semua dapat melaksanakan pelayanan informasi publik yang sesuai dengan standar secara efektif, efisien, akuntabel, dan berkualitas. Seperti pesan Pak Menteri mengenai tanggung jawab semua pihak di Kementerian ATR/BPN untuk berupaya melakukan evaluasi terhadap keseluruhan kinerja,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Narapatih & Associates, Kirdi Putra, mengatakan, ASN harus berubah mengikuti perkembangan zaman untuk menjadi adaptif dan tanggap terhadap perkembangan serta kebutuhan masyarakat.
“Satu hal kecil yang kita lakukan akan mempengaruhi banyak aspek. Bicara sebuah proses perubahan, itu butuh waktu prosesnya, perubahan yang terjadi mulai dari cara kerja, cara komunikasi, cara bisnis, dan lain sebagainya. Untuk bergerak ke cara baru harus ada yang dibayarkan seperti waktu dan tenaga,” pungkas Kirdi Putra.**
RED – EDY SUGIANTO







