Beda ! Pemberian Bonus Atlet Peraih Medali PON XX di Kabupaten dan Kota Bandung.

BANDUNG,reformasitotal.com
PON XX sudah usai. Jawa Barat tampil sebagai Juara Umumnya dengan total raihan 133 emas, 105 perak dan 115 perunggu.
Ada yang berbeda antara Pemkab dan Pemkot Bandung.
Pemkab Bandung
Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung berikan kadeudeuh kepada para atlet peraih medali pada PON XX Papua 2021. Anggaran total Rp 2,5 miliar disiapkan sebagai apresiasi untuk para atlet.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan atlet asal Kabupaten Bandung menyumbang 15 persen medali bagi Jawa Barat. Total ada 19 emas, 19 perak dan 22 perunggu.
“Alhamdulillah para atlet bisa kembali lagi ke Kabupaten Bandung dalam kondisi sehat. Itu yang paling penting. Di samping sehat, Alhamdulillah dari 92 atlet yang diboyong untuk ikut PON melalui KONI Jawa Barat, ternyata hampir 15 persen, 48 orang yang menjadi peraih medali,” ucap Dadang kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kamis (21/01/2021).
Ia menjelaskan atlet yang meraih medali emas akan menerima uang sebesar Rp 65 juta, peraih perak mendapat 40 juta dan peraih perunggu sebesar Rp 30 juta. Total pihaknya menyiapkan Rp 2,5 miliar untuk bonus para atlet.
“Kita jumlahkan, total kabupaten Bandung memberikan uang sebanyak 2,5 miliar. Untuk 48 orang dan di dalamnya ada 60 medali,” ungkapnya.
Ia mengklaim kadeudeuh yang diberikan Pemda Bandung tergolong besar bila dibandingkan dengan daerah lain. Dirinya pun berharap agar atlet asal Kabupaten Bandung tetap konsisten dalam berprestasi.
“Kalau kita bandingkan soal uangnya, kita lebih besar lah dibandingkan daerah lain dan bahkan ada daerah lain yang tidak memberikan bonus,” ungkapnya.
“Tentunya untuk Kabupaten Bandung berkomitmen untuk menghargai atlet-atlet kita yang berprestasi. Dan saya minta atlet ini tetap konsisten dan semoga tidak meninggalkan Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Pemkot Bandung.
Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan bakal memberi bonus bagi para atlet peraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Hanya saja, pemberian bonus baru bisa dilakukan pada 2022.
Sekretaris Daerah Kota (Sekda) Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pemberian bonus itu lebih lambat karena bonus tersebut tidak ada pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021. Pasalnya, awalnya perhelatan PON pada 2021, belum pasti.
“Tidak terakomodasi di dalam APBD Perubahan 2021, sudah final. Tetapi tentu bisa diakomodasi di APBD tahun berikutnya,” kata Ema dalam keterangannya di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/10).
Dia mengeklaim, Pemkot Bandung selalu berkomitmen memberi apresiasi dan menghargai warganya yang telah mengharumkan nama Kota Bandung, termasuk para atlet PON XX Papua 2021 .
“Karena bagaimanapun juga rasa hormat kepada warga itu sebuah keharusan. Kalau pun sekarang ada kekhilafan, kami dari Pemkot meminta maaf,” kata Ema.
“Kami sampaikan komitmen pimpinan tidak berubah. Tapi dengan catatan tidak boleh sedikitpun ada ruang yang menimbulkan aspek hukum,” ucap Ema menambahkan.
Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi mengatakan, pada PON XX Papua 2021, Kota Bandung menyertakan 327 atlet dan 94 pelatih atau 34 persen dari 1.076 anggota kontingen Jawa Barat. Mereka berhasil menyumbang 107 medali, terdiri atas 34 emas 38 perak dan 35 perunggu. “Ini tentu keberhasilan yang luar biasa,” kata Nuryadi.
Wali Kota Bandung Oded M Danial berjanji memberikan bonus kepada atlet asal Kota Bandung yang meraih medali dalam ajang PON Papua. “Insya Allah nanti ketika mereka selesai pelaksanaan PON, kalau ada yang mendapat medali, mendapat kadedeuh (bonus), tapi nanti diberikan ya setelah pulang dari sana,” kata Oded.
RED-JAI







