Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, Disambut Ribuan Peserta RAT KPSBU Lembang

Bandung Barat – tabloidreformasi.com

Ribuan anggota Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Rumah Seniman Lembang, Kamis (9/3/2023) dengan dihadiri langsung Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan.

Rapat Anggota Tahunan tersebut tertinggal selama dua tahun ke belakang pasca Pandemi Covid-19, pada kesempatan tersebut para pengurus KPSBU Lembang serta ribuan para anggota yang hadir, merasa berbahagia bisa silaturahmi secara langsung.

Drs. H.Dedi Setiadi, SP. ketua KPSBU saat memberi sambutan/foto teddyTRC

Drs. H.Dedi Setiadi, SP. ketua KPSBU Lembang dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih kepada para tamu yang hadir khususnya kepada Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan yang berkenan  hadir langsung dalam RAT ke 51 KPSBU Lembang.

“ pada tahun 2022 para peternak sapi di serang penyakit mulut dan kuku ( PMK), dan ini merupakan bukan penyakit pada hewan saja tetapi juga penyakit ekonomi sehingga KPSBU Lembang Kehilangan 2600 ekor sapi mati baik yang mati dipotong paksa ataupun yang mati tidak tertolong, dan jug kehilangan produksi susu sekitar 30 sampai 45 ton per hari ton per hari,” ungkap Dedi.

Selanjutnya H.Dedi mengatakan  bersyukur ada recovery  dan hari ini kita masuk ke produksi 95 ton, dan sangat berat bagi KPSBU Lembang pada awal-awal terserang PMK , karena bila satu kena  otomatis ternak lain nya akan terkena pada waktu yang cepat dan produksinya akan turun 80 % itu sudah pasti dan sangat sulit bagi peternak kita untuk bangkit” ujarnya

H. Dedi juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas dukungannya dan juga kepada TNI Polri, semua Dinas terkait telah bekerja sama untuk pengadaan Vaksin dan pelaksanaan vaksin dengan BOP nya yang waktu itu ada sekitar 20 ekor sapi per harinya,” pungkasnya

Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan, saat memberi sambutan/foto CheviTRC

Bupati Bandung Barat dalam sambutannya mengatakan, Sangat Bahagia bisa menghadiri acara ini, katena dua tahun kebelakang Kita dilanda Pandemi Covid-19 baru kali ini kita bisa berkumpul kembali, apalagi  KPSBU ini serasa pulang kembali ke rumah sendiri karena bagaimana pun KPSBU mempunyai Andil besar dalam kemenangan AKUR pada  saat itu,” ujarnya.

Lanjut Hengki, Pemerintah Bandung Barat mengajukan Anggaran sebesar 20 miliar kepada Provinsi Jawa Barat salah satunya buat membantu pakan  ternak, dan kebijakan itu dibuat untuk keuntungan kita semua seperti pembangunan jalan Selatan 285 M, sera dukungan buay tenaga honorer, guru ngaji UMKM dan lainnya,” tandasnya.

Petani  dan peternak Zilenial  adalah program buat para petani dan peternak muda agar mereka mau menjadi petani dan peternak dan diharapkan merela bisa meningkatkan  ekonomi  sekaligus mengurangi pengangguran,” tutupnya.***Diskominfotik.

 

RED-Chevi/Teddy.

Back to top button