H. Cucun Ahmad Syamsurijal Hadiri Peningkatan Profesionalisme Penyuluhan Pertanian Di Graha Alif

KAB.BANDUNG,reformasitotal.com

Ketua Fraksi PKB DPR RI / Wakil ketua Badan Anggaran DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal hadiri kegiatan Peningkatan Profesionalisme Penyuluhan Pertanian di Graha Alif kec. Solokanjeruk kab. Bandung, (10/11/2022)

Seminar satu hari yang dilaksanakan Dinas Pertanian diikuti 130 penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan 38 petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan, dihadiri oleh Bupati Bandung dan Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal .

Ketua Fraksi PKB DPR RI/Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal sangat mengapresiasi dengan adanya rencana Bupati Bandung yang akan menggratiskan atau membebaskan pembayaran PBB, khususnya petani yang memiliki lahan pertanian padi dibawah seluas 0,5 hektare.

“Petani sawah, pemilik lahan pertanian padi, PBB-nya akan digratiskan oleh Bupati Bandung. Ini ide yang sangat luar biasa yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah. Ide ini bisa menjadi pembahasan nasional. Nanti akan kita sampaikan di Jakarta,” kata H.Cucun di Graha Alif kec. Solokanjeruk Kab Bandung, (10/11/22).

Menurutnya, kegiatan seminar sehari peningkatan profesionalisme penyuluhan pertanian melalui penguatan sarana prasarana penyuluhan untuk mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan ini diikuti 130 penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan 38 petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT).

H. Cucun mengatakan, para penyuluh yang dihadirkan dalam seminar ini adalah orang yang paling paham dengan kondisi di lapangan.

“Karena kita akan menghadapi suatu situasi ketidakpastian dan ketidakjelasan, karena pengaruh geopolitik. Salah satu andalan kita adalah ketahanan pangan,” katanya.

Dalam hal terobosan-terobosan dalam bidang pertanian harus dilakukan, kata H. Cucun, bahwa keberadaan penyuluh pertanian di Kab Bandung belum ideal. Dengan jumlah 152 ribu petani di Kab Bandung, namun jumlah penyuluh pertanian hanya 180 orang.

“Minimal, di Kab Bandung dengan 270 desa, jadi minimal satu desa itu satu orang penyuluh pertanian. Itu baru ideal,’ katanya. Oleh karenanya Cucun menyatakan bahwa pihaknya siap membantu kesejahteraan para petani maupun PPL.**

RED-Agus/Beti

Back to top button