Kembali Marak PKL Pasar Tagog Padalarang, Ini Komentar Kasatpol PP

Bandung Barat – tabloidreformasi.com

Kembali maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di bahu jalan Pasar Tagog Padalarang, membuat geram Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat.

Pasalnya, mereka telah berulang kali diberi tindakan persuasif, namun ternyata hal tersebut belum diindahkan.

Kasatpol PP KBB, Ludi Awaludin mengatakan, pihaknya telah memberikan pembinaan dan penyuluhan terhadap para PKL yang berjualan di bahu jalan sekitar Pasar Tagog Padalarang tersebut.

“Kita sudah beberapa kali melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada mereka agar tidak berjualan lagi di bahu jalan, bahkan beberapa anggota kita pernah sampai malam melakukan tindakan persuasif dan humanis di sana,” kata Ludi di Ngamprah. Rabu, (17/5/2023).

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat konsolidasi dengan berbagai instansi terkait, untuk mengambil solusi terbaik agar persoalan tersebut tidak terus terulang.

“Hari senin, kita akan melakukan konsolidasi dahulu dengan beberapa instansi terkait. Jadi kita akan rumuskan langkah yang lebih efektif, jangan sampai upaya kita hanya berbuah lelah saja,” jelasnya.

Ia pun menuturkan, sejauh ini pihaknya masih menghindari penindakan tegas terhadap para PKL yang bandel tersebut dengan melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap mereka secara humanis serta pendekatan dengan etika yang baik.

“Jangan sampai kita mengambil tindakan tegas, kalau masih ada langkah-langkah baik yang bisa ditempuh demi kebaikan semua. Kita memang harus humanis tetapi para PKL juga harus tahu kalau mereka itu telah menabrak aturan yang berlaku,” tuturnya.

Oleh karena itu, Ludi meminta agar para PKL tersebut selalu menaati peraturan yang berlaku dengan tidak berjualan di bahu jalan sekitar Pasar Tagog Padalarang.

“Jangan sampai melawan aturan lah, kalau melawan aturan kan pasti ada konsekuensinya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan mengimbau, kepada para PKL tersebut boleh berdagang untuk mencari nafkah buat keluarga. Namun, jangan sampai melanggar peraturan.

“Jangan sampai mengambil badan jalan, karena itu melanggar aturan dan mengganggu jalur pengguna yang lain,” pungkasnya.

 

Red-Chevi.

Back to top button