Kepala BNPT Terus Dorong Sinergi Multipihak Wujudkan Indonesia Harmoni

JAKARTA,reformasitotal.com
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, terus mendorong dilakukannya sinergi multipihak untuk penanggulangan terorisme dalam mewujudkan Indonesia harmoni.
“Dalam menanggulangi terorisme kita membutuhkan kolaborasi multi pihak. Hal ini yang mendasari diangkatnya tema ‘gelorakan sinergi bangsa dalam mencegah intoleransi, radikalisme dan terorisme menuju Indonesia harmoni’ (dalam Hari Ulang Tahun BNPT ke 12),” tutur Kepala BNPT dalam keterangannya di laman resmi bnpt.go.id terkait peringatan HUT Ke-12 BNPT, di Sentul Bogor, belum lama ini.
Boy Rafli menjelaskan, dalam HUT BNPT ke-12, tema yang diangkat adalah “Gelorakan Sinergi Bangsa dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme Menuju Indonesia Harmoni”.
Upaya sinergi atau kerjasama yang telah dilakukan BNPT selama ini diperkuat dengan dilakukannya sejumlah penandatanganan nota kesepahaman bersama Kementerian atau Lembaga (K/L), organisasi masyarakat, akademisi, media, pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“BNPT telah melaksanakan beberapa nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama di antaranya dengan 46 kementerian/lembaga, 11 organisasi masyarakat dan keagamaan, 12 lembaga pendidikan, media, serta 19 badan usaha milik negara dan daerah,” jelasnya.
Menurut Boy, pada peringatan HUT kali ini, BNPT mendapatkan Rekor Muri karena berhasil mengumpulkan peserta terbanyak lomba Tiktok tentang harmoni dalam keberagaman, dengan jumlah 2913 peserta.
Selain itu, BNPT mendapat piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia dalam kategori pemrakarsa Rekor Gerakan Membangun Toleransi dan Keharmonian Kebangsaan melalui Lagu “Salam Indonesia Harmoni.”
Oleh karenanya, Boy mengapresiasi pelibatan generasi muda dalam HUT BNPT, melalui beragam acara, seperti lomba video tiktok kategori video kreasi edukasi dan tari kreasi, lomba desain maskot dan lomba internal untuk pegawai BNPT.
“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya lomba ini, lomba yang diadakan sangat mengakomodir semangat generasi muda untuk terus mengambil bagian dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme melalui media sosial,” katanya.
Dia juga mengatakan, sinergi ini merupakan langkah nyata untuk mengimplementasikan Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2018, PP 77 tahun 2019, dan Perpres Nomor 7 tahun 2021 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme (RAN PE).
Beberapa program yang telah berjalan diantaranya, Pelaksanaan RAN PE bersama sama dengan 48 kementerian/lembaga, pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN), Warung NKRI, Pembentukan Forum Kerjasama Penanggulangan Terorisme (FKPT) di 34 provinsi, serta koordinasi pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI- di luar negeri dari ancaman terorisme.
“Kedepannya, BNPT masih akan terus bergerak maju untuk melakukan serangkaian inovasi dan terobosan untuk Indonesia Harmoni,” pungkasnya.**
RED – EDY SUGIANTO







