Lima Pejabat Kabupaten Bandung Barat Dilantik untuk Mengisi Kekosongan

BANDUNG BARAT-tabloidreformasi.com

Sebanyak lima Pejabat Administrator, Pengawas, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan Pelantikan dipimpin Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latief di Gedung utama Lantai 3, Selasa 23/01/2024.

Pelantikan kali ini dilakukan untuk mengisi kekosongan yang sebelumnya ada yang memasuki masa pensiun dan terkena efek domino.

Lima pejabat yang dilantik diantaranya  Agus Rudiyanto yang sebelumnya men.jabat Camat Rongga, kini dilantik jadi Camat Cihampelas, Jabatan Camat Rongga diisi oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Disdukcapil ilman Suherlan.

Ratna Komalasari yang semula menjabat Analis Kebijakan Ahli Muda Setda, naik jabatan menjadi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil.

Pejabat lainnya yang dilantik Kepala Seksi Pengelolaan Perparkiran Dishub Dedi Setiadi, jabatan baru sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi pada Disdukcapil serta Pemeriksa Keselamatan Darat Dishub, Ricky Maulana Hadiningrat, jabatan baru Kepala Seksi Pengelolaan Perparkiran pada Dishub.

Arsan Latif mengatakan, jika rotasi dan mutasi tersebut hanya untuk mengisi kekosongan, efek domino dari pengembalian jabatan yang direkomendasikan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Sesuai dari BKN, kita tidak mengubah sama sekali apa yang diusulkan. Itu untuk mengisi dampak dari kemarin yang kekosongan,” ujarnya.

Selain tenaga administrator dan tenaga pengawas, pada tahun inipun ada beberapa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang mengalami kekosongan dan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rotasi dan mutasi untuk JPTP tersebut.

“Hanya pindah-pindah saja, belum open bidding,” katanya.

Sebagai tahapan persiapan, Pemkab Bandung Barat telah melakukan uji kompetensi terhadap 23 JPTP atau sekelas eselon 2. sebagai upaya mengetahui para pejabat ini tentang pemahaman tugas dan fungsinya dalam kedudukannya menjadi kepala Perangkat Daerah.

“Nah untuk menggeser itu, kan aturannya saya melihat kemampuannya. Maka saya akan diskusi nanti, anda memahami apa sih terhadap pemerintah Bandung Barat,” ujar Arsan.***

Back to top button