Pertahanan Ekonomi Rakyat Jadi Kunci Hadapi Krisis Global

Jakarta, tabloidreformasi.com

Dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, pentingnya memperkuat pertahanan ekonomi kerakyatan kembali menjadi sorotan utama. Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat di harapkan untuk lebih serius Dan Fokus mendorong pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan sebagai bagian dari strategi ketahanan nasional. Sabtu (14/6/2025).

Ekonomi kerakyatan merupakan sistem ekonomi yang menempatkan rakyat sebagai pelaku utama dan penerima manfaat dari kegiatan ekonomi. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mendorong pemerataan kesejahteraan, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

“Pertahanan ekonomi kerakyatan tidak bisa hanya bergantung pada kekuatan industri besar atau investasi asing. Kekuatan sesungguhnya terletak pada fondasi ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri,” ujar Syani Nurdin Pengamat dalam pernyataannya hari ini di Bogor

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan Semua sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta ekonomi lokal seperti pertanian, perikanan, dan industri kreatif harus menjadi prioritas kebijakan nasional. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat kemandirian bangsa dalam sektor pangan, energi, hingga teknologi.

Seiring dengan meningkatnya risiko global seperti krisis pangan, fluktuasi harga energi, dan ketegangan geopolitik, ketahanan ekonomi berbasis rakyat menjadi solusi strategis jangka panjang. “Dengan memberdayakan ekonomi rakyat, kita menciptakan benteng pertahanan ekonomi yang kokoh dari dalam negeri,” tambahnya.

Pemerintah juga diharapkan terus memperluas akses permodalan, pelatihan, serta digitalisasi UMKM Semua Sektor untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Di sisi lain, masyarakat diminta untuk lebih mencintai produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap kedaulatan ekonomi nasional.

Dengan kolaborasi antara negara dan rakyatnya, pertahanan ekonomi kerakyatan bukan hanya menjadi wacana, tetapi kekuatan nyata dalam menjaga stabilitas dan masa depan bangsa. Ungkap SYANI NURDIN .***

Red-Bdy

Back to top button