Pj. Bupati Arsan Latif Kawal Langsung Distribusi Logistik Pemilu 2014 ke Daerah Terisolir

BANDUNG BARAT-tabloidreformasi.com
Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, mengambil langkah luar biasa dengan terjun langsung mengawal pendistribusian logistik Pemilu 2014 ke daerah terisolir di Kampung Cijuhun RW 11 Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa (13/2/2024).
Perjalanan menuju daerah terpencil di Bendungan Waduk Cirata menantang. Mobil dan sepeda motor dari Kantor Kecamatan Cipeundeuy harus menempuh jalan kecil perkebunan yang curam dan rusak berat.
Setelah menghadapi tantangan jalan off-road, rombongan harus melintasi Bendungan Waduk Cirata yang dipenuhi eceng gondok. Tiga perahu kecil, yang membawa Arsan Latif bersama para Kepala Perangkat Daerah, Panwascam, PPK, serta wartawan, harus bersabar mengurai eceng gondok yang menghalangi jalur.
Kesulitan menerobos eceng gondok yang tumbuh subur mengakibatkan perahu sesekali harus berhenti untuk menyesuaikan arah angin. Namun, semangat untuk memastikan logistik Pemilu mencapai tujuannya tetap menggerakkan rombongan.
Langkah berani Arsan Latif dalam mengawal pendistribusian logistik Pemilu ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap warga mempunyai akses yang sama terhadap proses demokrasi, terlepas dari lokasi geografis yang sulit dijangkau.
“Dalam kondisi normal (tidak ada eceng gondok, paling setengah jam dari daratan sini menuju lokasi,” ujar Camat Cipeundeuy, Agus Ganjar.
Namun kondisi terhalang eceng gondok perjalanan Pj Bupati Bandung Barat, sekitar 1 jam baru sampai lokasi.
Sementara, Arsan Latif mengatakan perjalanan menuju Cijuhun ini cukup menyenangkan. Kendati medannya lumayan berat, namun pada akhirnya logistik yang akan dipakai besok (Rabu, 14/2/2024) sampai juga di daerah itu
“Saya kira ini menjadi tantangan buat kita untuk mendistribusikan logistik tiba pada waktunya. Meski tadi terhalang eceng gondok, tetapi Alhamdulillah perjalanannya menyenangkan juga,” ujar Arsan pada wartawan.
Menurutnya, di TPS 11 RW 11 , Kampung Cijuhun ini terdapat 294 hak pilih. Pihaknya memastikan warga di sana, bisa melaksanakan pencoblosan sesuai tahapan yang digariskan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Harus kita pastikan nyampe ke sini dengan perjalanan yang penuh liku-liku ini,” ucapnya.
Terkait eceng gondok yang menjadi penyebab sulitnya aksesibilitas warga Kampung Cijuhun menuju pusat kota Kecamatan Cipeundeuy, justru
menjadi tantangan buat Pemerintah KBB untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“(Yang menjadi bahan perhatian Pemkab Bandung Barat), bagaimana eceng gondok ini tidak mengganggu mobilitas masyarakat yang ada di sini,” ungkapnya.***







