PJ Bupati Bandung Barat Menegaskan Netralitas ASN di Pemilu 2024

BANDUNG BARAT-tabloidreformasi.com

Penjabat Bupati (PJ ) Arsan Latief adakan Rapat koordinasi (  RAKOR ) dengan para aparatur Sipil Negara ( ASN ) tenaga administrator atau pejabat eselon 3 pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di Ballroom lantai 4, Senin 29/01/2024.

Dalam Rakor tersebut PJ Bupati Bandung Barat Arsan Latief mengatakan tujuan Rakor sendiri  untuk menyamakan persepsi.

” bagaimana Bandung Barat ke depan dan juga bagaimana kewajiban kewajiban yang sudah dilakukan para ASN yang terkait LHKPN dan bagaimana terkait survei integritas yang dilakukan KPK kita masih perlu peningkatan peningkatan, dan yang  paling inti adalah ASN harus Netral,” ujar Arsan.

Menurut Arsan Netralitas ASN sangat diperlukan.

” Hari ini kita kumpulkan pejabat agar bisa menyampaikan ke paling bawah bahwa tidak ada arahannya kecuali netralitas yang di utamakan,” tegasnya.

Arsan juga mengingatkan Para ASN diminta tidak terjebak dengan permasalahan politik, menjelang Pemilu yang bakal digelar 14 Februari 2024 Mendatang

” Jawa Barat ini menjadi fokus perhatian karena sudah ada beberapa yang terkena sangsi, jadi bawaslu menyampaikan kepada  saya  jangan sampai kejadian ditempat lain terjadi juga di Bandung barat ,” ungkapnya.

dia juga mengingatkan jika ada para ASN yang tidak Netral akan mendapatkan sangsi berat termasuk kepala Desa.

” Nanti juga seluruh kepala desa akan kita kumpulkan untuk memastikan itu jangan sampai terjadi,” tukasnya.

Di tempat yang sama kepala inspektorat Yadi Azhar menyatakan jikalau ada ASN yang tidak Netral akan dikenakan sangsi

” untuk sangsinya ada PP 94 tentang disiplin, kalau ada ASN berkaitan dengan ketidak netral an, tetapi sampai saat ini belum ada laporan terkait hall tersebut,” ungkapnya.

Sambung Yadi jika ada AsN yang tidak Netral bisa lapor , dan ada mekanismenya bisa ke Bawaslu bisa ke inspektorat.***

Back to top button