Sosialisasi Dana Siltap Desa melalui PT. BPR Kerta Raharja Kantor Cabang Banjaran

Kab.Bandung – tabloidreformasi.com

Bank Perkreditan Rakyat ( BPR) Kerta Raharja lakukan sosialisasi dengan Kepala Desa se- Kecamatan Banjaran dihadiri Camat Banjaran Ika Nugraha di RM. Riung Panyaungan Jalan. Raya Banjaran, Selasa (28/2/2023).

Ir. H. Aep Hedar Cahyad selaku Direktur Utama PT. Bank Perkreditan Rakyat ( BPR) Kerta Raharja Kantor Cabang Banjaran, memaparkan tentang kerja sama antara aparat Desa dengan BPR Kerta Raharja melalui pengelolaan Anggaran Siltap .

Pada kesempatannya Ir. H. Aep Cahyad saat ditemui awak media mengatakan ” Program Bupati Bandung itu sangat jelas melalui pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan di mana pinjaman tersebut sangat dibutuhkan oleh golongan Masyarakat yang kecil yang sangat membutuhkan yang juga terdampak wabah Covid19 sehingga putus mata pencahariannya,” ungkapnya.

Oleh karena hal tersebut Saya imbau ke Masyarakat yang membutuhkan dana untuk modal usaha silakan berbondong-bondong ke Desa atau berkomunikasi dengan pihak pemerintah Desa agar dibantu difasilitasi melalui BPR Kertaraharja,” tegasnya.

Terkait Anggaran Siltap perangkat Desa ini merupakan keputusan Bupati yang harus ditindaklanjuti karena Bank kertaraharja merupakan Badan Usaha Milik Daerah yang harus lebih maju dan bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar sehingga bisa menghasilkan PAD yang lebih besar.

Tentang kekhawatiran masalah atau kendala jangan khawatir karena BPR akan jemput bola dikala Siltap cair maka pihak Kami akan mendatangi ke Desa desa untuk mencairkan Siltap Desa dan bila masih punya utang ke Bank lain Kami bisa Fasilitasi dengan Top up jadi bisa dilunasi oleh pihak Kami dan Kami akan mempersiapkan diri yang terbaik buat pelayanan Siltap ini karena Kami ingin menjadi Bank yang terbaik di Jawa Barat.

Dan perlu diketahui BPR Kertaraharja telah melakukan Go Digital jadi artinya digitalisasi penuh , kita sudah lakukan uji coba dengan 5 ATM kurang lebih 6 bulanan,mudah mudahan ini bisa membantu dan Kami akan berusaha untuk minta izin ke Bank Indonesia agar segera bisa membuat ATM,” pungkasnya.

 

RED-Agus/Bety

Back to top button