Cegah Gaya Hidup Bebas Dari Bahaya Narkoba, Seks dan Premanisme ” GMDM Gelar Penyuluhan

BOGOR, tabloidreformasi.com

Gelaran acara silaturahmi IPWL GMDM (Gerakan Mencegah Daripada Mengobati)
DPW Bogor dan DPKC Sukamakmur berlangsung di Kedai Kopi Mantra, Pabuaran Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor Jawa Barat, Sabtu malam pukul 19:00 WIB (10/06/2023).

Acara silaturahmi ini sekaligus memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat luas pada umumnya , khususnya di wilayah Kecamatan Sukamakmur.

Sufrika Agus Riantoro selaku Sekjen DPW IPWL GMDM Bogor menyampaikan harapannya, “Harapan saya sebagai sekjen DPW Bogor dengan adanya penyuluhan edukasi tentang bahanya narkotik dan psikotropika bisa mengurangi dan mempersempit ruang gerak para bandar narkoba dan obat-obatan tipe G di wilayah Suka makmur, ya memang Suka Makmur ini termasuk zona merah jalur ruang lingkup peredaran gelap narkoba,” tuturnya.

“Saya mengajak kepada para tokoh masyarakat umum nya, aparat Desa di Kecamatan Suka Makmur khususnya menyatakan “KITA PERANGI NARKOBA”agar masyarakat Suka Makmur BERSINAR ( bersih dari narkoba ).Salam waras dari kami IPWL GMDM DPW BOGOR DAN DPKC SUKAMAKMUR.” imbuhnya.

Sementara Ahmad Kamil selaku Ketua DPKC GMDM Sukamakmur mengatakan, “selain tujuan kita di sini untuk silaturahmi dengan rekan- rekan semua, kepada para tokoh masyarakat, karang teruna, Rt/Rw dan warga masyarakat Sukamakmur, kita menyikapi sekaligus memperkenalkan diri Heru Budi selaku Bacaleg dari partai Perindo dapil 2 kepada masyarakat, bahwa beliau sangat peduli dengan adanya kegiatan penyuluhan tentang bahaya narkoba,seks bebas dan premanisme,” dia siap membantu dan mendampingi ketika warga masyarakat tersandung masalah hukum narkoba,” terangnya.

Masih di lokasi yang sama Heru Budi bacaleg dari partai Perindo mengatakan bahwa, ” Saya sangat mendukung sekali terkait kegiatan ini,bahwa bahaya narkoba ini sudah masuk ke pelosok-pelosok desa terbukti sudah adanya informasi Adanya bandar di sini dan di sini termasuk zona merah, “saya harap hindari lah,” pungkasnya.

 

Red-Bdy

Back to top button