Pimpinan Wilayah GERAKAN NASIONAL PENCEGAHAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA ( GNPK-RI ) Provinsi Jawa Barat Membuka Laporan Pengaduan Masyarakat, Khusus Terkait Adanya Jual Beli Jabatan

Kota Bandung-tabloidreformasi.com
Sebagaimana kita tahu bahwa saat ini adalah merupakan tahun tahun politik menjelang tahun 2024, dimana secara serentak akan diselenggarakannya Pilpres, Pileg dan Pilkada.
Ketua GNPK RI Jawa Barat yang biasa disapa Abah Nana menuturkan bahwa biasanya para Kepala Daerah yang akan segera habis masa berlaku jabatannya sebelum tahun 2024, mereka melakukan pergantian para pembantunya yakni para Kepala OPD.
Dalam hal ini sering tercium adanya dugaan Jual Beli Jabatan dilingkungan Pemerintah Daerah dengan berbagai modus, antara lain adanya calon pejabat titipan dari luar Pemkab, calon pejabat dari lingkungan Pemkab itu sendiri, yang akan menduduki Jabatan Kepala OPD yang strategis harganya ( mahar ) lebih mahal daripada Kepala OPD lainnya.
Selain itu juga adanya calon pejabat dari salah seorang keluarga Kepala Daerah itu sendiri.
Modus modus tersebut sudah tentu akan berdampak pada perbuatan melanggar hukum, khususnya Tindak Pidana Korupsi sebagaimana ketentuan peraturan dan perundang – undangan yang berlaku.
Kami sebagai Ormas yang pergerakannya spesifik pada pencegahan korupsi, dengan melakukan sosio kontrol terhadap kinerja positif penyelenggara negara dan pelaku pembangunan lainnya, membuka Pusat Laporan Pengaduan Masyarakat dengan kontak Telepon dan WA No. 0878 – 224- 225-35.
Silahkan masyarakat sampaikan laporan pengaduan bila menemukan atau melihat adanya Tipikor, ” JANGAN DIAM ”
Laporkan segera ke PW. GNPK RI Jawa Barat DIJAMIN RAHASIA MENURUT UNDANG UNDANG.
Abah Nana menegaskan, atas dasar Lapdumas tersebut, kami GNPK RI Jabar segera melakukan investigasi dan klarifikasi untuk memastikan apakah benar atau tidaknya Laporan dugaan penyimpangan tersebut, bila hasil analisa kami ternyata adalah benar, maka kami akan segera menyampaikan Informasi adanya dugaan penyimpangan Tipikor kepada Penegak Hukum untuk diproses hukum sampai ada ketetapan hukumnya, proses ini akan terus kami kawal.
Sehingga siapapun nanti yang terlibat, bersiap siap saja untuk memakai rompi oren termahal di Indonesia.
Abah Nana, sangat berharap agar para Kepala Daerah jangan main main tuk melakukan Jual Beli Jabatan ini,” pungkasnya.
Salam Antikorupsi !!!
RED-CHEVI







