Sonny Sofiandy: “Garda Puan Pengawal Puan Maharani.”

KOTA BANDUNG – reformasitotal.com
Ketua Umum Garda Puan, Sonny Sofiandi, SE mengatakan, ” semua kader dan pengurus PDI Perjuangan untuk penetapan calon presiden 2024 merupakan hak perogatif Ketua Umum, sesuai Amanat Kongkres Bali 2019. Dan itu sudah ditegaskan kembali pada Rakenas PDI perjuangan yang lalu.
Tapi kristalisasi capres yang dilakukan para pengusung salah satu kader tetap berlanjut dan semakin masif.
Bahkan sudah menyebarkan hoax, yaitu hampir dipastikan yg memiliki elektabilitas tinggi kader PDI Perjuangan dari lembaga survei akan mendapatkan rekomendasi, kata mereka. Mereka lupa di PDI Perjuangan ada mekanismanya sendiri, sesuai dgn konstitusi partai.
Sebaiknya Pengurus partai di semua tingkatan lebih paham dan mengayomi kadernya dengan peraturan dan mekanisme partai. Bukan memecah belah atau ingin mendikte/ menekan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan untuk memilihnya.”
“Ada kesan di kader PDI Perjuangan dan masyarakat umum, ada suatu gerakan pembentukan opini bahwa ibu Puan Maharani tidak layak dan belum waktunya untuk calon presiden. Mereka lupa amanat UU, setiap warga negara punya hak memilih dan dipilih. Camkan itu!!” Lanjut Sonny, salah satu pendiri dan mantan pengurus tiga periode PDI Perjuangan di Amerika Serikat.
“Banyak laporan dari daerah tentang ‘dicreatnya’ Puan Maharani. Seolah – olah figur yang belum saatnya nyapres, hanya Ganjar yang pantas. Dan itu dilakukan secara sistemik dan Masif.
Karena kondisi inilah saya sebagai Ketua Umum DPP Garda Puan selalu mengawal Puan Maharani yang tidak diragukan lagi kapasitasnya. Dari segi bibit, beliau cucu ideologis & biologis Bung Karno.
Dari bebetnya, beliau memiliki suami dan putri yang mapan, dan dari bobotnya, beliau aktif berjuang di dapur umum walau masih kuliah pada saat kasus 27 Juli, alumni UI, pernah menjadi Ketua Fraksi PDIP di DPR RI, Menko PMK kabinet pertama Jokowi dan sekarang Ketua DPR RI pertama perempuan sepanjang sejarah Indonesia.
Jika dibandingkan dengan capres lain, mungkin tidak sebanding. Bijaknya lembaga survei membuat paradigma baru dengan menyurvei berdasarkan kinerja bukan berdasarkan aktif dan populer di medsos. Pengurus Garda Puan di pusat dan daerah selalu bekerja dengan ikhlas. Target kami, akhir tahun ini sudah terbentuk di seluruh Indonesia.”
Selanjutnya Sonny mengingatkan, bahwa di alam demokrasi ini, siapa saja dapat mencalonkan presiden tahun 2024, tapi mekanisme partai tetap harus dihormati.” Katanya mengakhiri wawancara ini.Selasa,16-08-2022.
RED-Chevi







