Etalase

  • GELANDANGAN TUA

    Jiwaku baru saja dicacah persis di bawah jembatan di antara dinding karton lantai koran rumahku di tepi kali Cikapundung mereka…

    Selengkapnya
  • RINTIH IBU PERTIWI

    Angin bernyanyi melengking memilukan menyayat merobek nadi Ibu Pertiwi Angin bernyanyi memadu seirama titisan hujan melanda hiasan alam merobek sejuta…

    Selengkapnya
  • DI MULUT JEMBATAN CITARUM

    Aksara besar terukir indah menyendiri di pangkal jembatan sungai Citarum di sisi bukit subur menghijau gemericik nyanyian anak sungai mengalir…

    Selengkapnya
  • SINGGAH

    Dia singgah di kota Bandung lantas Dia hilang mana bunga indah mana udara dingin Dia kaget jalan pada macet jalan…

    Selengkapnya
  • ZIARAHKU RADJA ALI HADJI

    Seorang Sastrawan Melayu Pelataran Tanjung Pinang deru perahu motor Ombak kecil tiba kan pulau penyengat Kesepian penyengat adalah kesendirian kepahlawanan…

    Selengkapnya
  • MENATAP ANAK JALANAN

    Matahari belum mengenal mu dewi malam kekasih membelai, memelukmu tetap pada dinding bening aspal bening laut bening tenang menyenangkan saat…

    Selengkapnya
  • SENYUM

    Senyum menyatu membaur putih awan beriring bintang-bintang berkelip senja hari tangan mulus lembut tangan kasar kaku bersentuhan wajah memelas sendu…

    Selengkapnya
  • DERMAGA PELABUHAN TEMA,GHANA

    Makin jauh ku duduk ikan-ikan menari sentuh baling-baling kapal ajakku bermain sendiri sepi bawaku ke sungai Asahan dimana petani rendamkan…

    Selengkapnya
  • SENJANYA SENJA III

    Di balik tirai tersimpan sejuta senyum tersimpan sejuta rahasia tersimpan sejuta romantika tersimpan sejuta pengharapan Tirai terkuak lagi tertutup sejenak…

    Selengkapnya
  • SENJANYA SENJA II

    Dia sadar dia bukan lagi dirinya lakon-lakon kehidupan manusia menusuk ke sumsum tulangnya perwatakan manusia menjadi wataknya Dia merintih di…

    Selengkapnya
Back to top button